Recent Posts

Showing posts with label Pengetahuan Umum. Show all posts
Showing posts with label Pengetahuan Umum. Show all posts

Wednesday, March 31, 2010

Presidensialisme Setengah Hati
Dari Dilema ke Kompromi
Hanta Yuda AR
Rp. 65.000,-
".... Buku ini membedah secara komprehensif potensi kompromi yang muncul dalam kombinasi sistem presidensial dan multipartai. Buku ini juga dilengkapi dengan gagasan-gagasan pemikiran tentang penataan ulang desain institusi politik menuju sistem presidensial yang efektif. Karena itu, buku Hanta Yuda ini penting untuk disimak, sebab penataan ulang desain institusi politik dan penyederhanaan sistem kepartaian kita memang diperlukan."--Dr. Hidayat Nur Wahid, Ketua MPR RI 2004-2009
"Di negara-negara demokratis, sistem presidensial yang disertai banyak partai di parlemen dianggap para ilmuwan politik mancanegara menimbulkan ketidakstabilan yang berbahaya. Bagaimana di Indonesia? Buku Hanta Yuda, seorang scholar muda yang menjanjikan, adalah studi pertama yang bertungkus lumus dengan masalah ini. Ia menyimpulkan bahwa siapa saja yang menjabat sebagai presiden akan dibelenggu keharusan berkompromi dengan partai-partai di parlemen, tetapi kompromi itu akan senantiasa bersifat rapuh dan cair. Akibatnya, lembaga presiden menjadi lemah justru pada waktu kewibawaan eksekutif yang kuat dibutuhkan. Argumen ini memajukan pengertian kita, dan perlu disimak semua orang yang ingin melihat demokrasi berhasil di Indonesia."--Prof. Dr. R. William Liddle, Profesor Ilmu Politik Ohio State University, Amerika Serikat
".... Pertimbangan merangkul hampir semua parpol dalam kabinet telah menyebabkan sistem presidensial kita tampil dengan gaya parlementer dan pemerintah sering terserimpung oleh manuver parpol-parpol. Ada yang mengatakan bahwa masalah tersebut timbul karena sistem pemerintahan tidak klop dengan sistem kepartaian yang kita bangun; ada juga yang mengatakan bahwa masalah ini hanyalah akibat dari gaya kepemimpinan SBY yang super hati-hati sehingga memberi kesan sering ragu. Buku Hanta Yuda ini dapat memberikan jawaban yang lebih komprehensif atas masalah tersebut. Buku ini mampu mengurai segi-segi politik dan hukum konstitusi yang melatarbelakangi proses dan implementasi amandemen konstitusi kita tersebut."--Prof. Dr. Moh. Mahfud MD, Ketua Mahkamah Konstitusi RI
".... Penataan kembali konstitusional kita perlu dipikirkan, sistem kepartaian yang demikian lentur perlu dikoreksi, dan butir-butir pemikiran Saudara Hanta Yuda dalam buku ini perlu direnungkan.... Buku ini dapat menjadi masukan berharga untuk perbaikan konstitusi kita pada masa datang."--Prof. Dr. M. Amien Rais, Profesor Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada

TB. Gramedia Jambi
Jl. Sumantri Brojonegoro 52
Kebon Jeruk, Solok Sipin,
Telanaipura - Jambi

Ph : (0741) 668812-13
Fax : (0741) 671200
email : gam68@gramediabooks.com
gramediajambi@yahoo.com

Tuesday, September 9, 2008

Manusia....

Ternyata...

Manusia mampu melaksanakan denyutan jantung 100.000x per hari tanpa
disadari jantung manusia memompa ± 25 liter darah setiap hari melalui pembuluh darah yang panjangnya ± 100.000 km (apabila ujung-ujung pembuluh darah disambungkan satu sama lain);

Mata manusia mampu membedakan lebih dari 10 juta warna;

Otot manusia memiliki kekuatan daya tarik sebesar ± 25 ton (apabila
keseluruhan daya otot disalurkan ke arah yang sama), dan semua itu diperintahkan serta dikoordinasi oleh segumpal otak yang
beratnya hanya ± 1,5 kg. (dari modul seminar NAC System)

"Manusia yang paling efektif di dunia baru menggunakan kurang dari 10%
potensi otaknya." (Dr. William James)

Manusia memiliki ± 30 milyar sel otak. Albert Einstein juga sama. Tapi
otak Einstein memiliki sambungan sel otak 75% lebih banyak
dibandingkan manusia rata-rata, dan kerutan otaknya 15x kerutan otak
manusia rata-rata. (Tung Desem Waringan, dalam seminar Business
Revolution 2007)

Otak manusia dapat menyimpan ± 800 informasi per detik selama
rata-rata 75 tahun hidupnya tanpa pernah merasa lelah. Untuk menyamai
potensi otak manusia, dibutuhkan komputer seukuran sebuah gedung
bertingkat setinggi 400 m, dengan daya listrik lebih dari
1.000.000.000 watt untuk menjalankannya. CRAY supercomputer berbobot 7
ton, mampu bekerja dengan kecepatan 400 juta kalkulasi per detik. Otak
manusia mampu bekerja dengan kecepatan 200 triliun kalkulasi per
detik. (buku "Fight Like A Tiger, Win Like A Champion")

Wowww... ternyata kekuatan otak kita benar-benar luar biasa! Subhanallah!

Ada yang mengatakan, bahwa otak kita ibarat otot, dapat mengembang dan
mengkerut. Seberapa sering Anda melatihnya dengan beban-beban berat?
Berikan otak Anda tugas dan beban (masalah) yang berat, maka jangan
heran, ia akan mampu menyelesaikannya! Karena potensi terpendam dalam
diri kita akan keluar jika kita dihadapkan pada permasalahan yang
berat, dan kita selalu memiliki keyakinan positif.

Saya jadi teringat kisah Valery Alexis, juara olimpiade angkat besi.
Di zamannya, rekor beban terberat yang berhasil diangkat saat itu
adalah 499 pounds, yakni Valery Alexis sendiri. Tidak ada yang bisa
mengangkat beban seberat 500 pounds atau lebih. Suatu ketika, dalam
sebuah kejuaraan angkat besi, Valery Alexis lagi-lagi hanya berhasil
mengangkat beban seberat 499 pounds. Tapi, rupanya ada kesalahan dari
pihak teknisi yang bertugas memasang beban. Setelah dicek kembali,
ternyata beban yang baru saja berhasil diangkat oleh Valery Alexis
bukan 499 pounds, tapi 520 pounds!! Dan sejak saat itu, rekor-rekor
baru pun bermunculan.

"Semua terobosan pribadi bermula pada saat seseorang mengubah
keyakinannya. " (Anthony Robbins)